Memadukan Unsur Budaya Jawa dan Teknologi ala Gedung Baru Museum Sonobudoyo
Apakah yang anda
pikirkan ketika pertama kali mendengar kata “museum”? Sebagian orang akan
menganggap bahwa kunjungan museum terdengar membosankan dan dengan koleksi yang
itu-itu saja. Namun dengan perkembangan teknologi dan informasi yang pesat,
banyak museum di Indonesia memamerkan koleksinya melalui cara yang up to
date. Salah satunya adalah Museum Sonobudoyo Yogyakarta.
Museum Sonobudoyo unit I yang berlokasi di dekat
Alun-alun Utara Yogyakarta ini sekarang memiliki gedung baru. Koleksi yang ada
di dalamnya terdiri dari transportasi, kesenian, topeng, wayang, senjata
tradisional, tarian, musik dan rijstaffel (suguhan makan zaman
kolonial). Tidak seperti museum kebanyakan, terdapat teknologi video
mapping yang menarik untuk dinikmati. Teknologi video mapping adalah
Teknik terbaru untuk menghadirkan pengalaman visual melalui video dengan
mengubah permukaan suatu objek. Salah satu contoh penggunaan teknik ini
terdapat pada koleksi rijstaffel.
Penataan koleksi
yang ada di Gedung Baru Museum Sonobudoyo juga menjadi suatu hal yang menarik.
Penataan koleksi yang disusun secara estetis dapat memanjakan mata anda dan
menjadi referensi yang baik untuk digunakan sebagai objek foto. Salah satunya
adalah koleksi topeng yang disusun di dalam ruangan berbentuk seperti piramida.
Selain itu, anda juga dapat berfoto di depan layar yang sudah disediakan. Dalam
layar tersebut, anda akan didampingi karakter lucu menggunakan berbagai jenis jarik
yang dipilih sesuai selera.
Museum ini memiliki beberapa fasilitas yang cukup lengkap.
Ruangan ber-AC dan bersih membuat para pengunjung nyaman dalam melakukan
kunjungan. Terdapat akses yang cukup mudah untuk penyandang disabilitas agar
koleksi museum dapat dinikmati oleh semua kalangan. Ada pula lift dan toilet di
dalam Gedung Baru Museum Sonobudoyo. Dengan beberapa
fasilitas dan koleksi yang baik, tentunya anda sebagai pengunjung diharapkan
untuk tetap bijak dalam melakukan kunjungan. Pengunjung diharapkan untuk
menjaga jarak dengan koleksi museum, tidak menyentuh koleksi museum, tidak
makan dan minum di dalam museum, serta tidak menggunakan flash saat sedang melakukan dokumentasi.
Jika anda tertarik
untuk mengunjungi museum ini, anda dapat membayar tiket sesuai kategori yang
ada sebagai berikut:
Pelajar PAUD-SMA :
Rp. 5.000,-
Wisatawan Domestik :
Rp. 10.000,-
Wisatawan Mancanegara :
Rp. 20.000,-
Museum Sonobudoyo memiliki jam buka dari Selasa-Minggu
pukul 08.00-20.00 WIB. Harga tiket yang tertera sudah termasuk kunjungan di
gedung lama dengan koleksi yang tidak kalah menarik. Selain itu, anda juga
dapat menikmati penampilan seni wayang dan Bioskop Sonobudoyo yang saying untuk
dilewatkan. Selamat berkunjung!

Komentar
Posting Komentar